Get Adobe Flash player

Berita

KPU KABUPATEN TEGAL MENGADAKAN SOSIALISASI PKPU NO. 1 TAHUN 2017 DAN PKPU NO. 3 TAHUN 2017

This gallery contains 1 photo.

 

Keterangan Foto : Komisioner KPU dari kanan Drh. Sokhidin, M. Fasihin,
SE, Drs. Sukartono Nurohman, S.Ag, Nurfanani, SE
 

Slawi – Dalam rangka menyongsong Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tegal tahun 2018, KPU Kabupaten Tegal pada tanggal 25 Juli 2017 mengadakan Sosialisasi Peraturan KPU No. 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan /atau Walikota dan Wakil Wali Kota Tahun 2018 serta PKPU No. 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan kepada Partai Politik, Instansi Pemerintah dan TNI / POLRI.

Dalam sambutannya Ketua KPU Kabupaten Tegal Drs. Sukartono menyampaikan bahwa tujuan diadakannya sosialisasi sejak dini agar partai politik maupun masyarakat mengetahui bahwa pada tahun 2018 nanti Kabupaten Tegal akan menyelenggarakan pesta demokrasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tegal untuk periode tahun 2018 – 2023, juga agar partai politik yang akan mengusung bakal calon ataupun masyarakat yang akan mencalonkan diri bersiap-siap.

Dijelaskan oleh Anggota KPU Kabupaten Tegal divisi Perencanaan dan Data  Muhammad Fasihin SE, MM. Bahwa tahapan pemilihan terdiri dari tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan. Tahapan persiapan antara lain Perencanaan Program dan Anggaran serta Penyusunan dan Penandatanganan Naskah Perjanjian Daerah (NPHD). Pada tanggal 12 Juli 2017 telah ditandatangani NPHD antara Bupati Tegal dan Ketua KPU Kabupaten Tegal. Tahapan pemilihan dimulai pada tanggal 14 Juni 2017 yaitu sosialisasi kepada masyarakat sedangkan perencanaan program dan anggaran dimulai tanggal 27 September 2017. Adapun pemungutan dan penghitungan suara akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018.

Perihal pencalonan disampaikan oleh anggota KPU Kabupaten Tegal divisi Teknis Drh. Sokhidin, bahwa tahapan pencalonan dimulai dengan pencalonan perseorangan yang penyerahan syarat dukungannya pada tanggal 5 November 2017 – 8 Desember 2017. Jumlah minimal dukungan bagi calon perseorangan dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tegal tahun 2018 adalah 77.842 orang, yang tersebar lebih dari 50% jumlah kecamatan di kabupaten Tegal atau 10 Kecamatan.  Untuk persyaratan calon Bupati dan Wakil Bupati Tegal yang diusung partai politik atau gabungan partai politik dijelakan oleh Drh. Sokhidin, adalah parpol atau gabungan parpol yang memperoleh paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPRD atau 25% dari akumulasi perolehan suara sah dalam Pemilu tahun 2014.

Acara sosialisasi di akhiri dengan acara interaktif tanya jawab oleh peserta sosialisasi dengan Anggota KPU Kabupaten Tegal. Banyak kesan dan pesan positif yang disampaikan oleh peserta sosialisasi tentang langkah KPU Kabupaten Tegal yang telah melaksanakan sosialisasi, untuk itu di  hari- hari mendatang KPU akan lebih aktif mengadakan sosialisasi kepada elemen masyarakat lainnya.

KPU Umumkan Pemenang Lomba Jurnalistik & Situs KPU Akses

Jakarta, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bekerjasama dengan General Election Network for Disability Access (AGENDA) dan Dewan Pers mengumumkan para pemenang lomba karya jurnalistik pemilu akses dan situs KPU provinsi akses, Jumat (31/3).

Dalam acara yang berlangsung di ruang sidang utama gedung KPU RI, Menteng, Jakarta tersebut, Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa media massa memiliki peran penting dalam pengarusutamaan isu-isu penyandang disabilitas dalam pemilihan umum (pemilu).

“Media menjadi salah satu unsur penting, atau sarana yang sentral. Maka tanpa keterlibatan media untuk mengarusutamakan isu disabilitas dalam pemilu, itu menjadi suatu hal yang mustahil,” kata Juri.

Juri mengatakan, tanpa adanya media, pemerintah, masyarakat, organisasi masyarakat, serta semua pihak, penyelenggaraan pemilu tidak akan berkualitas. Untuk itu Juri berharap semua pihak dapat membantu KPU dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu, termasuk isu disabilitas, isu kesetaraan gender, dan kelompok-kelompok lain yang rentan terhadap perlakuan diskriminasi.

“KPU juga ingin membuat pemilu itu semakin berkualitas, dan punya bobot. Nah yang menjadi penambah bobot kualitas dalam penyelenggaraan pemilu adalah bagaimana KPU dan semua pihak membuat seluruh masyarakat yang punya hak pilih, tanpa terkecuali bisa menggunakan hak pilihnya secara baik, termasuk teman-teman penyandang disabilitas. Untuk kepentingan itu KPU harus dibantu oleh semua pihak untuk bersama-sama menjadikan isu seperti ini penting di dalam pemilu kita,” terang Juri.

Juri menambahkan, lomba tersebut merupakan sarana KPU untuk menjadikan isu disabilitas di dalam pemilu menjadi hal yang penting.

“Di hari ini kita ingin menjadikan isu disabilitas dan media menjadi isu penting dalam bentuk lomba karya jurnalistik pemilu akses dan situs KPU provinsi akses. Terima kasih kepada media yang sudah ikut berpartisipasi penuh untuk menjadikan isu disabilitas ini penting bagi pemilu kita,” tambahnya.

Lomba yang dimulai sejak 23 September 2016 tersebut diikuti oleh 202 karya jurnalistik dari seluruh daerah di Indonesia yang terdiri dari 97 karya pemberitaan di media cetak/online; 36 karya penulisan opini; 55 karya foto pemilu akses; serta 14 karya pemberitaan di media TV/radio.

Selain memberikan penghargaan pada kategori lomba tersebut, AGENDA secara khusus memberikan apresiasi dan penghargaan bagi situs KPU provinsi yang akses bagi penyandang disabilitas. Berikut merupakan daftar pemenang dari masing-masing kategori lomba, serta situs KPU provinsi akses.

Kategori Pemberitaan di Media Cetak/Online:
  1. Juara I – Antony Lee dan Agnes Theodora (Kompas), dengan judul Sulitnya Menjaga Hak Difabel Psikososial;
  2. Juara II – Adi Warsidi (Tempo.com), dengan judul Pengalaman Mencoblos Pemilih Difabel Saat Pilkada Aceh;
  3. Juara III – Muhammad Hafil (Republika), dengan judul Catatan Pilkada dari Kursi Roda.

Kategori Penulisan Opini di Media:
  1. Juara I – Nurul Amalia Salabi (Rumahpemilu.org), dengan judul Pemilu Akses Menagih Janji Konstitusi;
  2. Juara II – Harjoni Desky (Pewarta-Indonesia.com), dengan judul Penyandang Disabilitas Adalah Kita (Upaya Peningkatan Partisipasi Politik Penyandang Disabilitas);
  3. Juara III – Andrian Habibi, (Indonesiana.tempo.com), dengan judul Pemenuhan Hak Pemilih Disabilitas.

Kategori Foto Pemilu Akses:
  1. Juara I – Maman Sukirman (Koran Sindo), dengan judul Disabilitas Salurkan Hak Suara-Pilkada Takalar 2017;
  2. Juara II – Alfi Yusron (Majalah Derap Desa), dengan judul Partisipasi Kaki Kiri Sang Tuna Daksa Untuk Pemilukada;
  3. Juara III – Yulianto (Koran Sindo) dengan judul 1,5 Juta Penduduk Terancam Tidak Masuk DPT.

Kategori Pemberitaan di Media Elektronk (TV/Radio):
  1. Juara I – Nova Misdayanti Mandasari (Kompas TV Aceh), dengan judul Tuna Daksa Korban Konflik Menentukan Pemimpinnya;
  2. Juara II – Program 360 Metro TV, dengan judul Pilkada Setara;
  3. Juara III – Fabianus Benge (INews TV Kupang), dengan judul Pemilih Disabilitas Minta KPUD Siapkan Template.

Situs KPU Provinsi Akses:
  1. Juara I – Situs KPU Provinsi Banten;
  2. Juara II – Situs KPU Provinsi Sulawesi Utara;
  3. Juara III – Situs KPU Provinsi Kalimantan Tengah.
(http://kpu.go.id/index.php/post/read/2017/5881/KPU-Umumkan-Pemenang-Lomba-Jurnalistik-Situs-KPU-Akses)